Friday, November 27, 2009

LAWANLAH KAMI

mereka boleh saja
memojokkan kami
tapi ingatlah satu hal
kami tidak akan takut
kami tidak akan gentar
akan kami tunjukkan,
dengan lantang akan kami teriakkan

"KAMI TIDAK TAKUT!!
LAWANLAH KAMI!!!"

How Sad They Are




Semua Tak Lagi Sama

saat gelas itu retak
dan serpihan-serpihannya
satu per satu jatuh
secara perlahan,
saat itu pula
semua tak lagi sama
mereka mengambil jalan masing-masing
tak peduli satu sama lain

tiada kata maaf
tiada kata terima kasih
sudah kubilang bukan?
semua tak lagi sama
benteng telah berdiri
di depan masing-masing tubuh mereka

mengapa jadi begini?

aku tahu
sebenarnya mereka sadar
sebenar-benarnya sadar
tahu duduk perkaranya
tapi
sudah kukatakan bukan?
semua tak lagi sama
mereka sudah menjadi
orang yang berbeda

karena
semua
tak lagi
sama


(2009년11월26일)

Wednesday, November 25, 2009

Monday, November 23, 2009

ㅠ.ㅠ

Buku yang kubaca ini
bukan buku biasa
melainkan
sebuah buku suci
sebuah surat cinta
kasih sayang dari-Nya

Betapa aku rindu,
sangat
Sudah berapa lama
sejak terakhir kali
aku menyentuhnya?
Sudah berapa lama
sejak terakhir kali
aku membacanya?

Memikirkan hal itu,
aku jadi ingin menangis
Kapan aku akan berubah?

Sunday, November 22, 2009

Selalu Melihatmu

aku
selalu
melihatmu

keberadaanmu
membuatku
kuat

senyummu
membuatku
bahagia

berbunga-bunga

selalu
aku
melihatmu

Friday, November 20, 2009

Kamu yang Tidak Tahu Diri

Kebutuhan
Kewajiban
Ketergantungan
Apa maumu?

Aku menurutimu
Aku ikuti apa maumu
Aku membantumu
Tapi, ini balasannya?

Cih!
Benci
Marah
Kesal
HAHAHA...

Menjauhlah
Aku muak melihatmu


(2009년11월19일)

Alhamdulillah

Matahari bersembunyi
digantikan gumpalan awan hitam

Hujan di pagi hari
Gemercik airnya terdengar
Rintik-rintiknya jatuh membasahi bumi,
menyuburkan bumi
Rakyat senang bukan main
Terdengar puji-pujian dari mulut mereka
Alhamdulillah
Segala puji bagi Allah
Tuhan semesta alam

Tapi
ada pula yang bersedih
Mereka yang daerahnya tergenang
Menenggelamkan rumah mereka,
Merampas harta benda mereka,
Orang-orang terdekat mereka
Mereka menangis

Bencana ini
bukanlah sesuatu yang sia-sia
Mereka sedang diuji
Itu tanda
Allah sayang pada mereka
Tidakkah hal itu terlihat?

Matahari keluar dari persembunyiannya
Memamerkan cahayanya yang menyilaukan
Menghangatkan bumi tercinta
dan tersenyum pada seluruh rakyat
Rakyat pun tersenyum padanya

Terima kasih, matahari
Terima kasih, ya Allah


(2009년11월18일) 

Saturday, November 14, 2009

Apakah Aku Pria?

Dari jauh, kulihat seorang wanita
berlari ke arahku
Begitu mendekat, ia bertanya
"Apakah aku pria?"

Aku kaget
Mengapa ia bertanya begitu?
Ia pun sekali lagi bertanya
"Apakah aku pria?"

Aku menatapnya bingung
"Jawab aku!"
tuntutnya
Aku diam
Pertanyaan macam apa itu?

Melihatku hanya diam,
ia kembali berlari
dan bertanya pada yang lain
"Apakah aku pria?"

Terus-menerus
menanyakan hal yang sama
Membuatku enggan
Dahiku berkerut
"Apa-apaan dia,
tentu saja dia wanita!
Apakah ada yang aneh?!"

Tanpa kusadari,
ternyata wanita itu
mendengar perkataanku
"Benarkah itu?
Benarkah aku seorang wanita?"
Dengan yakin aku menjawab
"Ya, kau seorang wanita.
Ada masalah dengan hal itu?"

Dia menatapku lama
lalu tertawa terbahak-bahak
Aku tidak terima
Apa yang lucu?

"Kau orang yang menjengkelkan!
Aku tidak suka padamu!!"

Apa peduliku?
"Aku tahu isi otakmu,
karena itu aku tidak menyukaimu."
Dia menjawabnya sambil tersenyum
seolah kata-katanya itu
keluar dari lubuk hati
yang paling dalam

Tiba-tiba ia menatapku tajam
"Kau tidak tahu
siapa AKU sebenarnya."
Lalu ia pergi

"Lebih baik aku mati."

Bimil (비밀)

Bimil
It's secret
and I have them
Too many
that i can't tell anyone

Something that hiding in my heart
About light
About darkness
About my truth
Mostly,
about darkness

Everyone has it,
isn't it?
They keep them
maybe until the last breathe
How important it is
for them
Same like me, huh?

The true feeling,
 thoughts,
 I will keep it for myself
forever
Because it's my secret
Bimil

Thursday, November 12, 2009

Padamkanlah Ia

Aku melihatnya
Benda itu berupa gumpalan
berwarna merah
Semakin besar
dan membesar
Semakin merah menyala

Itu api

Seseorang
padamkanlah ia
Aku mohon
Jangan sampai merahnya
mewarnai wajah ini
Jangan biarkan panasnya
melahap habis hati ini

Kumohon
padamkanlah ia
Kumohon . . .


(2009년11월11일)