Saturday, April 02, 2011

Nee-chan

BABAK 35

Waktu yang sama. Kamar Akira Yamada.
Akira menatap langit-langit kamar, terbayang sesuatu.

- - - - -

(flashback)
Beberapa hari yang lalu. Sore hari setelah Akane berkunjung ke rumah Ryou.
Ryou sedang membuat makan malam untuk Akira.

Akira : Tadaima.
Ryou : Okaeri. Bagaimana sekolahmu hari ini?
Akira : Haah...nothing special, paman.
Ryou : (bengong)
Akira : (terkekeh) Maaf, Paman, maksudku ya biasa saja.
Ryou : Dasar, seperti kakakmu saja, tiba-tiba bicara dengan bahasa yang tak kupahami.
. . .
Ryou : Oh ya, sebelum aku lupa, tadi aku bertemu kakakmu. Akane.

Akira yang sedang melepaskan sepatunya berdiri mematung.

- - - - -

Waktu kini.
Akira masih menatap langit-langit kamarnya dengan ekpresi datar.

- - - - -

(flashback)
Dua tahun yang lalu. Akira berumur 14 tahun.
Malam hari. Ruang tamu.
Akhirnya Akira bisa menanyakan perihal kakak yang disayanginya pada Ryou Miyazawa.

Akira : Nee-chan orangnya seperti apa, paman?
Ryou : Hm...seingatku dulu ia adalah anak perempuan yang cerdas. Ia selalu melakukan apapun yang disukainya. Tidak peduli orang lain mau berkata apa.
Akira : (terpana)
Ryou : Kenapa? Kau ingin bertemu dengannya?
Akira : (mengangguk) Un. Aku ingin sekali menemuinya. Paman tau di mana nee-chan sekarang?
Ryou : Seingatku dulu kakak dan ayahmu masih tinggal di rumah kalian. Entah sekarang dia di mana.
Akira : (menunduk)

Ryou menepuk punggung Akira pelan, memberinya semangat.

Ryou : Suatu saat nanti kau pasti bisa bertemu dengan kakakmu. Percayalah.
Akira : (tersenyum) Um.

- - - - -

Waktu kini.

Akira : (dalam hati) Kalau dia kakakku, seharusnya dia mau menemuiku tadi. Tapi kenapa...?
. . .
Akira : Sepertinya aku harus melakukan sesuatu.

Akira tersenyum jahil.

No comments:

Post a Comment