BABAK 22
Perjalanan menuju rumah, malam hari.
Makoto berjalan sambil mengingat kejadian tadi.
. . .
(flashbback)
Taman sore hari.
Nanami menatap Makoto dan berlalu.
. . .
Perjalanan menuju rumah.
Makoto : (tertawa datar) Tentu saja dia tidak mau memaafkanku. Dasar bodoh.
Tiba-tiba terdengar suara.
Irumi : Dia siapa?
Makoto : (menoleh)
Naoko : Maa-kun.
Makoto : Irumi? Naoko?
Irumi : Dia siapa? Dia, cewek itu?
Makoto : Kau melihatnya?
Irumi : Dia pacarmu?
(hening)
Makoto : "teman". Ya, dia "teman".
Irumi : Kau tidak bisa menipu kami, Makoto.
Naoko : Benar dia temanmu?
Makoto : Seperti yang kubilang, dia "teman"-ku.
Naoko : Temanmu ya, hmm...
Tatapan Irumi menajam.
Irumi : Berjanjilah, kau tidak akan membuat Yume sedih. Berjanjilah.
No comments:
Post a Comment