Thursday, February 11, 2010

Berjanjilah

BABAK 22

Perjalanan menuju rumah, malam hari.
Makoto berjalan sambil mengingat kejadian tadi.

. . .

(flashbback)

Taman sore hari.
Nanami menatap Makoto dan berlalu.

. . .

Perjalanan menuju rumah.

Makoto : (tertawa datar) Tentu saja dia tidak mau memaafkanku. Dasar bodoh.

Tiba-tiba terdengar suara.

Irumi : Dia siapa?
Makoto : (menoleh)
Naoko : Maa-kun.
Makoto : Irumi? Naoko?
Irumi : Dia siapa? Dia, cewek itu?
Makoto : Kau melihatnya?
Irumi : Dia pacarmu?

(hening)

Makoto : "teman". Ya, dia "teman".
Irumi : Kau tidak bisa menipu kami, Makoto.
Naoko : Benar dia temanmu?
Makoto : Seperti yang kubilang, dia "teman"-ku.
Naoko : Temanmu ya, hmm...

Tatapan Irumi menajam.

Irumi : Berjanjilah, kau tidak akan membuat Yume sedih. Berjanjilah.

No comments:

Post a Comment