Di mana aku?
Kulihat kanan,
tembok
Kulihat kiri,
tembok
Depan belakangku,
tembok
Tembok-tembok itu menjulang tinggi
Tak ada celah untukku melihat
Rapat
Ketat
"Tunggu!"
Kututup mataku
Tak kudengar kata, "Aduh!"
atau "Argh!"
Mereka menembusnya,
tembok itu
Tidak hanya mereka,
yang lain pun . . .
Tidak mengerti
Aku-tidak-mengerti,
sama sekali
Tidak sadarkah MEREKA?
Atau AKU yang sudah GILA?
No comments:
Post a Comment