Wednesday, December 30, 2009

Puisi untuk Dia


Hanya malam ini saja
aku bicara blak-blakan
Jadi tolong dengarkan aku baik-baik
dan jangan minta aku untuk mengulang

Aku memang menyukaimu
Entah sejak kapan
Padahal kita teman, bukan?
Sebisa mungkin aku menahan
untuk tidak bertemu
atau menatap matamu
Karena itu membuatku takut
jika nanti aku jadi menyukaimu

Tapi, aku memang menyukaimu
Entah mendapat keberanian dari mana
sampai aku bisa menyampaikannya
melalui kata-kata
Aku hanya ingin kau tahu
bahwa aku menyukaimu,
tidak lebih

Dan benar,
aku memang menyukaimu
Berapa kalipun akan kuucapkan
meski kau tak meminta
atau mengharapkan ucapan ini
Tapi aku hanya ingin
mengatakannya padamu

Saat ini
Detik ini
Hanya malam ini saja

"Aku menyukaimu."

Apakah kau mendengarnya?



This poem's related to Nanami and Makoto's story
 

No comments:

Post a Comment