Tuesday, January 05, 2010

Dia yang Menangis

Dia yang menangis

Sambil mengelus lembut seekor kucing,
dia berkata,
"Maaf,
aku tak bisa menepati janjiku."

Sebuah janji yang tak bisa ditepati
Aku ingin tahu,
apa janji itu

Dia melanjutkan,
"Aku memang bodoh,
menjanjikan sesuatu
yang tidak bisa kupenuhi."

Bodoh
Dia menyebut dirinya
bodoh
Aku tak merasa begitu
Dia terlihat seperti
gadis yang cerdas,
menurutku

Selama beberapa saat,
gadis itu terdiam
Merenung, kurasa
Apa yang dia renungkan?

Dia menangis . . . lagi
"Mou ii yo. Maaf ya,
aku janji
ini terakhir kali aku menangis."

Kata-katanya itu
membuat tanda tanya besar
di kepalaku

dan dia pun berlalu

No comments:

Post a Comment