Friday, January 08, 2010

Kejadian Waktu Itu . . .

BABAK 8

Di halte bus.
Cuaca semakin dingin.
Tampak Nanami sedang mengusap-usap tangan sambil meniupnya.

Nanami : Fuuh... dinginnya...! (merapatkan sweater)

Lima menit berlalu.
Tiba-tiba . . .

Makoto : Nana?
Nanami : (mendongak)
Makoto : Ternyata benar dugaanku.
Nanami & Makoto : Sedang apa kau di sini?
Nanami & Makoto : Hmpfh... ahahaha....
. . .
Nanami : Aku sedang menunggu bus.
Makoto : (terlihat kaget) Sendirian? Malam-malam begini?
Nanami : (mengangkat bahu) Begitulah. Kau sendiri?
Makoto : Aku juga mau menunggu bus. (duduk di sebelah Nanami)
Nanami : Ng... habis dari mana? Ah-- itupun kalau aku boleh tau.
Makoto : Menemani adikku, Aoi. Dia ingin aku membantunya memilih kado yang cocok untuk pacarnya.
Nanami : Ooo... Ternyata kau tau juga selera perempuan. Hmm...
Makoto : (bingung) Maksudmu?
Nanami : Lho, pacar adikmu perempuan kan?
Makoto : Hahaha...adikku itu perempuan, Nana. Kau lupa ya?
Nanami : O--oh. Hahaha...ya, ya, aku ingat. Maaf, maaf.
Makoto : Hmpfh... Kalau kau?
Nanami : Membeli beberapa barang di toko 24 jam. (menunjukkan kantong belanjaan)
Makoto : Wah, banyak juga ya. Membawa barang sebanyak itu, apa tidak apa-apa?
Nanami : Sudah biasa. Aku ini kan cewek kuat. (memamerkan otot tangan yang sebenarnya tak ada)
Makoto : Ya ya, Nanami Uemura, Si Cewek Kuat. Aku jadi ingat. Dulu waktu SMP, ada anak kelas dua yang bikin onar dan membuat keributan. Anak itu memukul dan menjambak kakak kelasnya entah karena alasan apa.
Nanami : (menunduk)
Makoto : Ah, maaf, bukannya aku mau mengungkit masa lalumu. Maksudku, waktu itu aku merasa pasti kau punya alasan melakukan hal itu.
Nanami : . . .
Makoto : Entah mengapa aku merasa yakin, kau bukan orang yang seperti itu.
Nanami : (menatap tak percaya)
Makoto : Buktinya, lihat, sekarang aku berteman denganmu. Yah, meskipun ada beberapa kejadian.
Nanami : (dalam hati) Berteman, katanya?
Makoto : Nana, mengenai kejadian waktu---

Bus tiba.

Nanami : Akhirnya busnya datang. Aku duluan. (membungkuk)
Makoto : (menghela napas berat)

No comments:

Post a Comment