Monday, January 11, 2010

Makoto, Ada Apa?

BABAK 11

Ureshii Cafe

Makoto : Karena mood-ku sedang bagus, hari ini aku yang akan mentraktirmu.
Yume : Tentu saja harus begitu kan. Hehehe...
Pelayan : Maaf, Anda sudah siap memesan?
Makoto : Ya. Kau mau memesan apa?
Yume : Mmm... banana split.
Pelayan : Es krimnya stroberi, coklat, atau vanila?
Yume : Aku ingin mencoba semuanya. Bagaimana kalau variasi? Stroberi, coklat, dan vanila jadi satu, bisa kan?
Makoto : Hmpfh...
Pelayan : (terdiam sejenak) Oh, bisa, bisa.
Makoto : Kalau begitu, banana split dengan es krim -hmpfh!- variasinya 2 ya.
Pelayan : Baik, ada pesanan lain?
Makoto : Untuk sementara itu dulu.
Pelayan : Baik, ditunggu kurang lebih 10 menit. Terima kasih.
Makoto : Terima kasih kembali.

. . .

Yume : Hei, apa maksudmu dengan 'untuk sementara'?
Makoto : Yah, mengingat porsi makanmu yang -ehem- cukup besar, siapa tau nanti mau memesan yang lain.
Yume : Ooh, jadi maksudmu aku ini cewek rakus, begitu?
Makoto : Bukan rakus, tapi cewek dengan porsi makan yang besar. Sebesar ini. (kedua tangan membuat lingkaran sebesar yang ia bisa)
Yume : (berpura-pura takjub) Sebesar itukah?
Makoto : Ya, kira-kira begitu.
Yume : Itu artinya setelah banana split, akan ada pesanan kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam...
Makoto : (panik) Hei, hei, kau mau membuatku bangkrut?
Yume : Hmpfh... wajahmu, lihat wajahmu itu! Hahahaha...wajah panikmu itu--- hahahaha....

Tak lama kemudian,

Pelayan : (tersenyum) Ini pesanannya. Selamat menikmati.
Yume : Waah... sepertinya enak. Itadakimasu.
. . .
Yume : Dingin!
Makoto : Hahaha... Tentu saja dingin. Ini kan es krim.
Yume : Mmm.. Yummy!
Makoto : (tersenyum)

Sambil menikmati es krim, Makoto menatap ke luar jendela.
Dia tampak menikmati suasana di luar sana.
Tiba-tiba, dia melihat seorang cewek yang sangat dikenalnya.
Cewek itu sedang berlari terburu-buru lalu tanpa sengaja menabrak orang lain.

GREK!

Makoto : (berdiri)
Yume : Makoto, ada apa?

Tanpa mengindahkan kata-kata Yume, Makoto segera keluar dari kafe.

No comments:

Post a Comment