Hari yang sama, siang yang terik.
Takeru berjalan menuju konbini* sambil menyulut rokoknya lalu menghembuskan asapnya. Tiba-tiba ada yang terbatuk.
UHUK! UHUK!
Takeru : (menoleh)
Takeru melihat ada seorang anak perempuan kecil terbatuk akibat rokok yang dihembuskannya. Takeru melihat rokok di tangannya, memutar rokok itu sebentar, lalu membuang dan menginjaknya. Dihampirinya anak perempuan kecil itu.
Takeru : (tersenyum) Kau terbatuk gara-gara rokokku tadi ya. Maafkan aku.
Anak kecil : (menggeleng) Mm. Aku tak apa. Tapi, kata ibuku, rokok itu dapat mengotori paru-paru, tidak baik untuk kesehatan.
Takeru : Begitukah?
Anak kecil : Ya. Jadi, berhentilah merokok.
Takeru : Oke. Akan kucoba ya.
Setelah mengusap kepala anak kecil itu pelan, Takeru kembali melangkahkan kakinya.
Takeru : (bergumam) Berhenti merokok, katanya. (tertawa meremehkan)
--------------------
* konbini = toko 24 jam
No comments:
Post a Comment