Sore hari. Kelas Matahari di TK Himawari.
Kelas Matahari tampak ramai akan anak-anak yang berlarian ke sana-sini. Kelas itu dihias sedemikian rupa sehingga menyerupai hutan belantara.
Akane : (takjub) Lucunya~
Haruka : Sudah kuduga kau akan bereaksi seperti itu.
Akane : Sangat menggemaskan dan lucu. Terutama jerapah mungil itu. Lalu singa kecil itu juga, gajah itu juga lucu. Oh tidak, semuanya saaaangat lucu! Bolehkah kubawa pulang mereka semua?
Haruka : Kalau masalah itu kau tanyakan sendiri pada orangtua mereka.
Akane : (tertawa kecil) Aku ingin membawa mereka pulang. Semuanya akan kubawa pulang.
Haruka : (tersenyum)
Akane langsung membaur bersama anak-anak berkostum hewan tersebut dan bermain bersama. Sedang Haruka tampak sedang mencari seseorang.
Haruka : Ke mana perginya orang itu?
***
Waktu yang sama.
Takeru berlari mengejar seorang lelaki berumur 30-an. Lelaki itu berlari sangat cepat sampai-sampai Takeru sulit mengejarnya. Namun, akhirnya Takeru berhasil menerjang dan membuat lelaki itu jatuh terjerembab. Ia tahan ruang gerak lelaki itu lalu dipukulnya dengan membabi buta. Perlawanan yang diberikan lelaki itu tampak sia-sia belaka karena Takeru terlihat sangat cekatan dalam bertindak.
Takeru menghentikan pukulannya. Wajah lelaki itu bersimbah darah yang juga menodai bajunya. Lelaki itu pun tak sadarkan diri.
***
Kelas Matahari, TK Himawari.
Di antara hingar-bingar teriakan anak-anak yang sedang bermain, Haruka mendekati salah satu guru berambut pendek ikal, Bu Suzuki Maeda.
Haruka : Maaf, Bu, lelaki berkaus oblong yang tadi pagi membantu menghias ruangan pergi ke mana?
Suzuki : Oh, tadi sebelum Sasaki-san datang, dia pergi. Katanya ada urusan.
Haruka : Sepertinya urusan yang sangat penting. Ah, terima kasih.
Haruka kembali membaur bersama anak-anak lain.
***
Takeru begitu berat melangkahkan kakinya. Bercak darah yang membekas di bajunya ditutupi oleh jaket. Mata Takeru kosong. Ia sempat menabrak beberapa orang dan didiamkannya. Ia tetap berjalan dalam keadaan seperti itu.
TK Himawari diliputi kemeriahan pesta yang diadakan Takeru. Akane dan Haruka sangat senang bermain dengan murid-murid Kelas Matahari. Mereka tampak bersuka cita dan tertawa bersama.
PS : scene saat Takeru berjalan dan suasana di TK Himawari ditampulkan secara bergantian masing-masing 3x. Urutannya scene Takeru, lalu scene TK Himawari. Terakhir, akan ditutup dengan scene berikut.
***
Kamar pribadi Takeru.
Gelap dan hanya ada satu lampu di sudut ruangan. Lampu itu mengarah pada sebuah kanvas besar yang dipenuhi oleh goresan warna merah di bagian sudut kiri atas.
Takeru berjalan mendekati kanvas itu. Tangan kanan dan kirinya memegang sehelai baju: bajunya sendiri dan baju korbannya. Ditorehkannya kedua baju itu di atas kanvas. Seketika itu juga bercak darah sudah berpindah di kanvas itu.
No comments:
Post a Comment