Thursday, May 27, 2010

Kata-kata untuk Ayah


dulu, saat aku ditanya mau jadi apa kelak,
aku menjawab dengan lantang
aku ingin menjadi presiden
tentu saja itu sebuah impian
seorang anak kecil polos
yang belum tahu benar salah sesuatu
apakah kau mendengarnya?

 dulu, aku sering bertatap muka denganmu
mendengarmu bercerita tentang dunia
aku menyukai senyummu
karena melihat tingkah lakuku
aku sering memanggilmu
untuk meminta bantuan
aku sering mengusilimu
atau bahkan mengganggumu
apakah kau mendengarnya?

kini sudah tak mungkin lagi bagiku
untuk melakukan semua itu
aku tidak menjadi bisu
kau pun tidak melarangku memanggilmu
tidak, bukan aku yang memanggilmu
tapi Tuhan
sudah saatnya kau pergi, bukan?

kalau aku boleh egois,
aku ingin meminta pada Tuhan
agar aku bisa bertemu denganmu lagi
meski hanya dalam mimpi
aku ingin dirinya mengucapkan kata
apapun
aku ingin dirinya melihatku
dan tersenyum bangga padaku

apakah di sana dirinya tersenyum?
aku yakindia selalu tersenyum
dirinya sudah tenang di sana
dan itu membuatku bahagia

apakah dirinya merindukanku
dan ingin bertemu denganku juga?
dapatkah aku memanggilnya kembali?
hanya ingin memanggilnya
itu cukup bagiku

aku ingin tahu

No comments:

Post a Comment