Monday, May 24, 2010

Maafkan Kami

BABAK 49

Hari berikutnya.
Koridor kelas, saat istirahat siang.
Irumi Takahara dan Naoko Fukuda berlari menghampiri Yume yang sedang melamun.

Naoko : (memeluk Yume) Yuu-chan. . .
Yume : (kaget) Nao? Rumi juga? Ada apa?
Naoko : Maafkan kami ya.
Yume : (kening mengerut) Ada apa ini? Rumi?
Irumi : (memegang bahu Yume) Maaf, kami tidak memberitahumu sebelumnya. Kami hanya tak ingin membuatmu sedih, mengingat hal ini ada hubungannya dengan Makoto.
Yume : Makoto?
Naoko : Ya, sepertinya dia menyukai gadis lain, tapi kami tak tahu siapa nama gadis itu.
Yume : (tersenyum) Ooh, mengenai hal itu aku sudah tahu.
Naoko : (terkejut) Kau sudah tahu?
Irumi : Kalau sudah tahu, kenapa bisa tersenyum seperti itu?
Naoko : Kau tidak merasa sedih?
Yume : (menghela napas) Saat ini, aku sangat ingin melakukan sesuatu, namun aku sadar, aku tak bisa. Karena aku berada di luar lingkaran mereka.

Yume mulai sesenggukan. Irumi dan Naoko memeluknya, mencoba menenangkannya. Di saat itulah, tangis Yume pecah.

No comments:

Post a Comment