BABAK 28
Keesokkan harinya.
Sebelum pelajaran dimulai, Yume menghampiri kelas Nanami dan mengajaknya bicara di tempat yang sepi.
Yume : Ng... Boleh aku bertanya?
Nanami : . . .
Yume : Tapi tolong jangan berpikiran macam-macam karena aku hanya ingin bertanya.
Nanami : Langsung saja pada intinya, aku tidak punya banyak waktu.
Yume : Baiklah. Boleh kutau apa hubunganmu dengan Makoto?
Mendengar nama itu disebut, rahang Nanami mengeras dan tangannya mengepal.
Yume : Apakah kau menyukainya?
Nanami : (tertawa hambar) Haha-- Hahahahahaha....
Yume : (bingung)
Nanami : Kau menginginkannya? Ambillah, itu hakmu. Lagipula dia bukan milikku atau semacamnya jadi kau tidak perlu minta izin dariku. Hahahaha....
Yume : Tapi aku melihatmu bersamanya...
Nanami : . . .
Yume : ...kemarin.
Nanami : (tawa terhenti)
Yume : Saat kau memintanya agar menjauhimu.
Nanami : . . .
Yume : Kau berpikir, Makotolah yang menempel foto-foto itu. Apakah aku salah?
Nanami : (terdiam sejenak) Tidak, kau benar.
Yume : Nana-chan, Makoto bukan orang seperti itu.
Angin berhembus. Nanami menatap Yume tanpa ekspresi
Nanami : Kau tidak tau. Kau tidak mengerti.
dan berlalu
aku penasaraaann..
ReplyDeletesebenarnya apa yg tjadi sm nanami n makoto dlu?
Ceritamu menarik,, bikin penasaran... :D
apa yang terjadi? menurutmu?
ReplyDeleteaku lg nunggu saat yang tepat utk membongkar semuanya. ^.<
masih gak tau,, gak ketebak..
ReplyDeletesip2,, aku tunggu deh kelanjutannya.. :)