kuhentakkan kaki ini
berharap tanah akan berguncang
bumi pun ikut bergoyang
lalu kuteriak
memengangkan tiap telinga
sampai rusak
dan hilang pendengaran
ya, aku murka
murka dengan kebodohan
murka dengan kelalaian
murka dengan ketidakpastian
yang berakhir dengan kehancuran
aku tak bisa mengubahnya kembali
semua akan tetap seperti itu
tetap pada tempatnya masing-masing
dan kubiarkan tetap seperti adanya
lukisku
gambarku
imajiku
. . . .
kebodohan, kelalaian ataupun kehancuran, tak layak untuk kau murkai...
ReplyDeletemereka adalah hidup, mereka lahir bersama kepandaian, kepatuhan ataupun kedamaian.. sepatutnya meraka diperlakukan sama...
peluklah itu sekalipun perih, rangkullah ia bersamamu. pahami dan rasakan adanya dia..
tapi ada yang berbeda, mereka (kebodohan, kelalaian ataupun kehancuran) tak perlu lama kau simpan, setelah kau mengerti ia, lepaskanlah, biarkan mereka pergi...
Dan kita siap menerima dan memeluk keadaan dan perasaaan2 lain...
Itulah hidup...
Itulah nikmatnya hidup...
terima saja semua dan rasakan kenikmatan itu... :)
kebodohan, kelalaian, kehancuran
ReplyDeletesudah sepatutnya mereka dirangkul
bersama kepandaian, kepatuhan, kedamaian
seperti katamu
namun, ada yang terlupa
di dunia ini, ada berbagai macam manusia
ada beberapa yang ingin merangkulnya
ada pula yang tak mau merangkulnya
beberapa yang lain bahkan membawanya sampai mati
entah aku tipe manusia yang seperti apa
tapi sudah kupunya jawaban di hati
enggan kuakui,
namun itulah kenyataannya