Saat kulangkahkan kaki,
baru kusadari
ini rumah topeng
Tak sampai di situ saja,
aku pun dikejutkan
dengan langkah kaki seseorang,
seorang tanpa topeng
"Halo."
sapanya seraya tersenyum
Untunglah, gumamku pelan
"Aku tahu ucapanmu,
dan aku sangat mengerti."
Keningku mengerut,
bagaimana dia bisa tahu?
"Aku bisa membacanya."
Lalu dia melanjutkan,
"Maaf, inilah adanya aku."
No comments:
Post a Comment