Wednesday, March 03, 2010

Rumah Topeng


Saat kulangkahkan kaki,

baru kusadari

ini rumah topeng

Tak sampai di situ saja,

aku pun dikejutkan

dengan langkah kaki seseorang,

seorang tanpa topeng

"Halo."

sapanya seraya tersenyum

Untunglah, gumamku pelan

"Aku tahu ucapanmu,

dan aku sangat mengerti."

Keningku mengerut,

bagaimana dia bisa tahu?

"Aku bisa membacanya."

Lalu dia melanjutkan,

"Maaf, inilah adanya aku."

No comments:

Post a Comment