BABAK 57
(flashback)
Sembilan hari kemudian.
Kamar Makoto, malam hari.
Hape Makoto berbunyi. Ada mail masuk.
Makoto : (mengecek hape)
"Ketemu! Di tempat biasa, pukul 4. -Takeru-"
. . .
Keesokkan harinya.
Sebuah bangunan tua, waktu yang dijanjikan.
Makoto menunggu di tempat yang agak gelap. Tiba-tiba, datang seseorang dari pintu masuk.
Takeru : Yo!
. . .
Takeru : Ini orang yang kau cari.
Takeru menarik paksa seseorang untuk masuk ke dalam gedung.
Rika : (berusaha melepaskan diri) Lepaskan! Aww, sakit! Hei, kau mendengarku tidak? Kubilang lepaskan!
Makoto : (mendesis) Rika Kawamura.
Rika : Hei, siapa di sana?
Makoto : Sebaiknya kau tidak perlu melihatku sekarang.
Takeru : Saran yang bagus.
Rika : Siapa kau? Keluar!
Rika melirik Takeru, meminta dilepaskan tangannya. Takeru menurut.
Makoto : Baiklah, jika itu memang permintaanmu. Tapi kuingatkan sekali lagi, kau akan menyesal melihatku.
Makoto berjalan menghampiri Rika. Cahaya semakin memperjelas seluruh tubuhnya.
Rika : (kaget) Ma--Makoto?!
Makoto : (memegang tangan Rika erat) Lebih baik kau jauhi Nanami Uemura. Jangan mengganggunya lagi!
Rika : Apa maksudmu? aku tak mengerti.
Makoto : Kutekankan sekali lagi, JANGAN MENGGANGGU NANAMI UEMURA. Kalau tidak, kau langsung berhadapan denganku.
Rika : (dalam hati) Mata itu...
Rika melihat mata Makoto sangat menakutkan. Akhirnya ia mengangguk lalu pergi.
Takeru : Tadi itu sangat menakutkan, kau tahu?
Makoto : (tersenyum) Begitukah?
No comments:
Post a Comment