Tuesday, June 29, 2010

Surat untuk Ibu


ibuku seorang yang ceroboh
ibuku tidak terlalu bisa
mengerjakan pekerjaan rumah
ibuku seorang yang cerewet
tapi,
ibuku sangat perhatian
ibuku menyayangi anaknya
meskipun bukan sebenarnya anaknya
ibuku merawatnya
ya, merawatku
menciumiku
bahkan menyayangiku
ibuku selalu mengatakan,
"selamat datang."
meski aku tak mengatakan,
"aku pulang."
saat itulah aku merasa
aku tak sendiri lagi
dan aku sangat mensyukuri hal itu

ibu... ibu... ibu...
aku sangat menyayangimu
aku memang bukan anakmu
tapi aku amat sangat sayang padamu
ibu... ibu... ibu...
aku pergi bukan karena benci
pun bukan karena aku tak menyayangimu
aku pergi untukmu,
untuk bahagiamu
ibu... ibu... ibu...
kumohon jangan menangis
kumohon jangan mencariku
ingatlah aku di hatimu
suatu saat, aku pasti kembali
jadi, jangan lupakan aku
kumohon

dan maaf
aku belum bisa menjadi anak yang baik
maafkan aku
dan terima kasih


(2010년6월26일)
 This poem's related to Nanami and Makoto's story

No comments:

Post a Comment